Bisnis Beres
Insight 15 Juni 2026 5 menit baca

QRIS untuk UMKM 2026: Cara Daftar, Biaya, dan Kenapa Kamu Harus Pakai Sekarang

Bayangin pelanggan kamu mau bayar pakai GoPay atau ShopeePay, tapi kamu cuma terima cash. Transaksi batal. Kamu kehilangan penjualan. Ini kejadian nyata...

Aji Ila Nurohmad

Penulis Bisnis Beres

Bayangin pelanggan kamu mau bayar pakai GoPay atau ShopeePay, tapi kamu cuma terima cash. Transaksi batal. Kamu kehilangan penjualan.

Ini kejadian nyata yang dialami banyak pelaku UMKM setiap hari. Data Bank Indonesia menunjukkan pengguna QRIS sudah tembus 57 juta per semester I 2025, dan BI menargetkan 60 juta pengguna di 2026. Artinya, lebih dari setengah pengguna smartphone di Indonesia sekarang ekspektasinya bisa bayar pakai scan QR.

Kalau warung atau toko kamu belum punya QRIS, kamu bukan cuma ketinggalan tren, kamu benar-benar kehilangan duit.

Apa Itu QRIS dan Kenapa UMKM Perlu Peduli?

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar QR code pembayaran nasional yang diwajibkan Bank Indonesia sejak 2020. Satu kode QR bisa menerima pembayaran dari SEMUA aplikasi: GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, BSI Mobile, BCA Mobile, dan 40+ aplikasi lainnya.

Jadi kamu nggak perlu pasang 5 QR code beda-beda di meja kasir. Cukup satu.

Kenapa ini penting buat UMKM? Dua alasan utama:

  1. Konsumen sekarang males bawa cash. Riset internal ALTO Network menunjukkan 60% pengguna QRIS adalah pelaku UMKM dan konsumen mereka. Artinya, ekosistem pembayaran digital ini udah masuk ke level warung dan pedagang kecil, bukan cuma mal dan restoran besar.
  2. UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Data BPS: UMKM menyumbang 61% PDB nasional. Tapi baru sebagian kecil yang terdigitalisasi pembayarannya. QRIS adalah gerbang paling gampang buat mulai.

Berapa Biaya Pakai QRIS? (Spoiler: Bisa Gratis!)

Ini pertanyaan paling sering ditanyain: "QRIS ada biaya adminnya nggak?"

Jawabannya: tergantung skala usaha kamu. Bank Indonesia menetapkan aturan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS sebagai berikut:

  • Usaha Mikro (UMI): MDR 0% untuk transaksi sampai Rp500.000. Jadi kalau pelanggan bayar Rp50.000 pakai QRIS, kamu terima utuh Rp50.000. Nol potongan.
  • Usaha Kecil: MDR 0,3% dari nilai transaksi. Kalau pelanggan bayar Rp100.000, kamu dipotong Rp300.
  • Usaha Menengah: MDR 0,7% dari nilai transaksi.
  • Usaha Besar: MDR 0,7% juga.

Jadi kalau kamu pemilik warung makan, laundry, toko kelontong, atau jualan online kecil-kecilan, kemungkinan besar kamu masuk kategori Usaha Mikro dengan MDR 0%. Nggak ada biaya sepeser pun.

Bahkan untuk transaksi di atas Rp500.000, banyak Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) yang tetap kasih rate bersaing. Yang penting kamu tahu hak kamu: tanya langsung ke penyedia QRIS kamu soal kategori MDR sebelum daftar.

Cara Daftar QRIS untuk Usaha Kamu (Step by Step)

Prosesnya gampang banget. Nggak perlu ke bank, nggak perlu antre. Ini langkah-langkahnya:

Langkah 1: Pilih Penyedia QRIS (PJP) Kamu bisa daftar lewat:

  • Bank (BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, dll)
  • Dompet digital (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay)
  • Fintech/Payment Gateway khusus merchant (Paydia, Midtrans, Xendit)
  • Koperasi atau BPR yang sudah terdaftar sebagai PJP

Langkah 2: Siapkan Dokumen Biasanya yang diminta:

  • KTP pemilik usaha
  • NIB (Nomor Induk Berusaha) atau surat izin usaha, kalau belum punya, cek artikel kami tentang [Cara Daftar NIB Online Lewat OSS]
  • Foto tempat usaha
  • Nomor rekening untuk settlement (tempat uang hasil QRIS dikirim)

Langkah 3: Daftar Online Kebanyakan PJP sekarang bisa daftar full online. Contohnya Paydia (paydia.id/merchant) tinggal isi form, upload dokumen, verifikasi, dan QRIS kamu langsung aktif.

Langkah 4: Pasang QR Code Setelah disetujui, kamu akan dapat QR code QRIS yang bisa:

  • Dicetak dan dipajang di meja kasir
  • Dipasang sebagai stiker di etalase
  • Dikirim sebagai gambar ke pelanggan via WhatsApp
  • Dipasang di website atau toko online kamu

Langkah 5: Mulai Terima Pembayaran! Pelanggan scan QR kamu pakai aplikasi apa pun, masukkan nominal, konfirmasi, dan transaksi selesai dalam hitungan detik. Uang masuk ke rekening kamu H+1 (ada juga yang real-time tergantung PJP).

4 Keuntungan QRIS yang Bikin Usaha Kamu Lebih Profesional

Masih ragu? Ini empat alasan kenapa QRIS worth it:

1. Catatan Keuangan Otomatis Setiap transaksi QRIS tercatat rapi di aplikasi PJP, nominal, jam, metode bayar. Nggak perlu lagi catat manual di buku yang bisa hilang atau basah. Pas laporan pajak atau SPT Tahunan, data tinggal ekspor. Praktis.

2. Nggak Ada Lagi Masalah Uang Kembalian Pelanggan bayar pas Rp27.500, nggak perlu cari receh Rp2.500. QRIS nerima nominal persis. Ini mengurangi friction di kasir dan bikin pelanggan lebih nyaman.

3. Transaksi Lebih Higienis Pasca pandemi, banyak orang masih prefer pembayaran contactless. QRIS = nggak ada sentuhan fisik tukar uang. Penting terutama buat usaha makanan dan minuman.

4. Usaha Kamu Kelihatan Lebih Profesional Punya QRIS di meja kasir ngasih sinyal ke pelanggan: "usaha ini serius, terkelola dengan baik, dan mengikuti zaman." Ini meningkatkan kepercayaan, apalagi buat pelanggan baru yang belum kenal kamu.

QRIS vs Uang Tunai: Mana yang Lebih Untung Buat UMKM?

Ini perbandingan singkatnya:

  • Kecepatan transaksi: QRIS selesai dalam 5 detik. Cash perlu hitung, cek keaslian, kasih kembalian. QRIS menang telak.
  • Risiko kehilangan: Uang tunai bisa hilang, kecopetan, atau rusak. Uang QRIS langsung masuk rekening, nol risiko fisik.
  • Pencatatan: QRIS otomatis tercatat. Cash harus manual. Buat pembukuan, QRIS jauh lebih rapi.
  • Jangkauan pelanggan: Cash cuma buat yang bawa uang fisik. QRIS buat semua pengguna smartphone, sekitar 350 juta perangkat di Indonesia per 2025.
  • Biaya: Untuk Usaha Mikro, MDR 0%. Jadi biaya QRIS = Rp0. Bandingkan dengan biaya handling cash (transport ke bank, risiko selisih) yang bisa 1-2% dari omzet.

Angkanya jelas: QRIS menang di hampir semua aspek.

Satu hal yang perlu dicatat: QRIS bukan pengganti total uang tunai. Masih ada pelanggan yang prefer cash, terutama di daerah yang penetrasi digitalnya belum tinggi. Pakai QRIS sebagai opsi tambahan, bukan satu-satunya. Fleksibilitas adalah kunci.

Siap Upgrade Usaha Kamu?

QRIS bukan sekadar "ikut-ikutan tren." Ini adalah infrastruktur pembayaran yang udah dipakai 57 juta orang Indonesia, dan terus bertambah setiap bulan. Kalau kamu serius pengen usaha kamu tumbuh, QRIS adalah langkah paling sederhana yang bisa kamu ambil hari ini.

Mulai dari daftar, pasang QR code, dan rasakan bedanya: transaksi lebih cepat, catatan lebih rapi, pelanggan lebih nyaman.

Butuh bantuan ngurus NIB atau syarat administrasi lain sebelum daftar QRIS? Tim Bisnis Beres siap bantu. Scroll ke bawah ke bagian kontak di halaman ini, isi form singkat, dan kami akan bantu urus semuanya dari nol. Nggak ribet, nggak perlu keluar rumah.

Siap beresin bisnismu?

Konsultasi gratis via WhatsApp — kami bantu tentukan layanan yang pas.

  • Respons cepat
  • Harga transparan
  • Tanpa komitmen
WhatsApp