Bisnis Beres
Insight 15 Juni 2026 5 menit baca

Cara Daftar KUR 2026 untuk UMKM: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran Terbaru

Kamu punya usaha tapi butuh modal tambahan buat ekspansi? Atau mungkin kamu baru mau bikin usaha kecil-kecilan tapi modalnya kurang? Tenang, kamu nggak...

Aji Ila Nurohmad

Penulis Bisnis Beres

Kamu punya usaha tapi butuh modal tambahan buat ekspansi? Atau mungkin kamu baru mau bikin usaha kecil-kecilan tapi modalnya kurang? Tenang, kamu nggak sendiri. Data Kemenkop UKM menunjukkan 69% UMKM Indonesia masih kesulitan akses pembiayaan formal. Nah, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 hadir buat menjawab masalah ini.

Tahun ini pemerintah mengalokasikan dana KUR sebesar Rp300 triliun lewat berbagai bank penyalur. Bunganya rendah banget, bahkan ada yang cuma 3% per tahun. Tapi masalahnya: banyak UMKM yang nggak tahu cara daftarnya, atau udah daftar tapi ditolak karena syaratnya kurang lengkap.

Di artikel ini, aku akan jelasin secara lengkap: jenis-jenis KUR terbaru 2026, syarat pengajuannya, cara daftar online dan offline, plus tabel angsuran biar kamu bisa simulasi sendiri sebelum mengajukan.

Apa Itu KUR dan Kenapa Kamu Harus Manfaatin?

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan lewat bank-bank seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Intinya: pemerintah bantu subsidi bunga kamu, jadi bunga yang kamu bayar jauh lebih murah daripada pinjaman komersial biasa.

Bandingin aja: bunga KUR Mikro di BRI tahun 2026 cuma 3-6% per tahun. Sementara pinjaman biasa di bank komersial bisa 12-24% per tahun. Selisihnya besar, kan?

Yang bikin KUR makin worth it: buat pinjaman sampai Rp100 juta, kamu nggak perlu agunan tambahan. Ya, cukup jaminan usaha kamu aja. Ini yang bikin KUR beda dari kredit bank pada umumnya.

Jenis-Jenis KUR 2026 dan Plafonnya

Supaya kamu nggak salah pilih, ini rincian jenis KUR terbaru yang tersedia tahun 2026:

KUR Super Mikro

  • Plafon: Rp1 juta, Rp10 juta
  • Bunga: 3% per tahun
  • Tenor maksimal: 3 tahun (modal kerja), 5 tahun (investasi)
  • Agunan: tidak wajib
  • Cocok untuk: usaha rumahan, warung kecil, penjual online pemula

KUR Mikro

  • Plafon: Rp10 juta, Rp100 juta
  • Bunga: 6% per tahun (pinjaman pertama), bisa naik bertahap di pengajuan berikutnya
  • Tenor maksimal: 3-5 tahun
  • Agunan: tidak wajib untuk plafon sampai Rp100 juta
  • Cocok untuk: UMKM yang udah jalan 1-2 tahun, butuh modal kerja atau beli peralatan

KUR Kecil

  • Plafon: Rp100 juta, Rp500 juta
  • Bunga: 6% per tahun
  • Tenor maksimal: 4-5 tahun
  • Agunan: wajib (sesuai ketentuan bank)
  • NPWP: wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta
  • Cocok untuk: usaha menengah yang mau ekspansi besar, buka cabang, atau beli mesin produksi

KUR TKI

  • Plafon: maksimal Rp25 juta
  • Bunga: 6% per tahun
  • Tenor: sesuai kontrak kerja, maksimal 3 tahun
  • Cocok untuk: calon tenaga kerja Indonesia yang butuh biaya penempatan

Syarat Mengajukan KUR 2026

Sebelum daftar, pastiin kamu udah memenuhi syarat-syarat ini:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), minimal umur 17 tahun atau sudah menikah
  2. Punya usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
  3. Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kredit konsumtif seperti KPR atau kredit motor nggak masalah)
  4. Punya KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku
  5. Punya surat keterangan usaha atau izin usaha (bisa dari kelurahan, RT/RW, atau NIB dari OSS)
  6. NPWP: wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta
  7. Punya rekening bank penyalur KUR (disarankan sudah aktif minimal 3 bulan)
  8. Bersedia mengikuti proses verifikasi dan survei dari pihak bank

Cara Daftar KUR Online (Lewat kur.bri.co.id)

Ini cara paling praktis, kamu bisa daftar dari HP tanpa perlu antri di bank. Berikut step by step-nya:

Langkah 1: Buka Website Resmi Buka browser kamu, ketik kur.bri.co.id. Pastiin kamu akses website resmi ya, banyak situs palsu yang ngaku-ngaku KUR.

Langkah 2: Daftar Akun Klik tombol "Daftar" kalau kamu baru pertama kali. Isi nama lengkap, email aktif, nomor HP, dan bikin password. Nanti kamu dapat email verifikasi, klik link konfirmasinya.

Langkah 3: Login dan Pilih "Ajukan Pinjaman KUR" Setelah akun aktif, login dan pilih menu "Ajukan Pinjaman KUR". Kamu akan diminta menyetujui syarat dan ketentuan. Baca baik-baik dulu ya, jangan asal centang.

Langkah 4: Isi Data Diri dan Data Usaha Ini bagian paling penting. Isi data diri kamu dengan lengkap dan jujur: NIK, nama sesuai KTP, alamat domisili, nomor HP aktif. Lanjut isi data usaha: bidang usaha, lama usaha berjalan, omzet rata-rata per bulan, dan jumlah karyawan kalau ada.

Langkah 5: Upload Dokumen Upload scan atau foto dari: KTP, KK, surat keterangan usaha, dan NPWP (kalau pinjaman di atas Rp50 juta). Pastiin foto jelas dan terbaca. Dokumen kabur atau potongan nggak lengkap adalah alasan paling umum pengajuan ditolak di tahap awal.

Langkah 6: Pilih Plafon dan Tenor Masukkan jumlah pinjaman yang kamu butuhkan dan pilih jangka waktu (tenor). Gunakan fitur simulasi angsuran yang tersedia di website buat lihat estimasi cicilan per bulan. Jangan ngasal pilih plafon, sesuaikan sama kemampuan bayar kamu.

Langkah 7: Submit dan Tunggu Verifikasi Klik "Ajukan Pinjaman". Setelah itu, pihak bank akan menghubungi kamu lewat telepon atau email dalam 3-7 hari kerja untuk jadwal survei. Pastiin nomor HP kamu aktif dan kamu angkat telepon dari nomor yang nggak dikenal, itu mungkin petugas bank yang mau verifikasi.

Cara Daftar KUR Offline (Datang Langsung ke Bank)

Kalau kamu lebih nyaman tatap muka atau butuh bantuan pengisian, kamu bisa datang langsung ke kantor cabang bank penyalur KUR:

  1. Kunjungi kantor cabang BRI (atau bank penyalur KUR lainnya) terdekat sesuai domisili KTP kamu
  2. Ambil nomor antrian customer service, sampaikan mau mengajukan KUR
  3. Isi formulir permohonan kredit yang diberikan petugas
  4. Serahkan dokumen: fotokopi KTP, KK, surat keterangan usaha, NPWP (jika ada)
  5. Petugas akan melakukan interview singkat tentang usaha kamu
  6. Jika lolos tahap administrasi, petugas akan jadwalkan survei ke lokasi usaha

Tips: datanglah di pagi hari (jam 8-10) supaya antrian belum panjang. Bawa semua dokumen asli selain fotokopi, karena petugas mungkin perlu verifikasi.

Kenapa Pengajuan KUR Kamu Bisa Ditolak? (Dan Cara Ngatasinnya)

Nggak sedikit UMKM yang udah daftar KUR tapi ditolak. Ini penyebab paling umum dan cara mengatasinya:

Dokumen Nggak Lengkap atau Nggak Valid Pastiin semua dokumen lengkap dan masih berlaku. KTP kadaluarsa? Urus dulu di Dukcapil. Surat keterangan usaha nggak punya? Minta ke kelurahan atau RT/RW setempat, prosesnya gratis dan cepat.

Riwayat Kredit Buruk di SLIK Bank mengecek riwayat kredit kamu lewat Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Kalau kamu pernah punya tunggakan atau kredit macet di bank lain, kemungkinan besar pengajuan kamu ditolak. Solusinya: lunasi dulu utang yang macet, atau tunggu beberapa bulan sampai track record kamu bersih.

Usaha Belum Berjalan 6 Bulan Ini syarat mutlak dan nggak bisa ditawar. Kalau usahamu baru jalan 2-3 bulan, sabar ya. Manfaatin waktu ini buat bikin pencatatan keuangan yang rapi, biar nanti pas pengajuan kamu terlihat profesional di mata bank.

Rekening Bank Nggak Aktif Bank penyalur melihat mutasi rekening kamu buat menilai cash flow usaha. Kalau rekening kamu sepi atau jarang dipakai, petugas analis kredit akan ragu dengan kemampuan bayar kamu. Tips: aktifkan rekening bank penyalur minimal 3 bulan sebelum mengajukan KUR, dan biasakan transaksi usaha lewat rekening itu.

Data di Formulir Nggak Konsisten Isi formulir dengan jujur dan konsisten. Omzet yang ditulis Rp20 juta per bulan tapi di rekening cuma keliatan Rp2 juta? Itu red flag buat bank. Realistis aja, petugas survei akan ngecek langsung.

Tips Biar Pengajuan KUR Kamu Disetujui

  • Siapkan pembukuan sederhana: catatan pemasukan dan pengeluaran, stok barang, dan daftar pelanggan. Nggak harus software mahal, buku tulis atau Excel juga cukup.
  • Pisahkan rekening pribadi dan rekening usaha, ini menunjukkan kamu serius ngelola bisnis.
  • Kalau baru pertama kali pinjam, ajukan plafon kecil dulu (Rp5-10 juta). Setelah lunas, kamu bisa naikin plafon di pengajuan berikutnya.
  • Saat survei, sambut petugas bank dengan ramah. Tunjukkan usaha kamu apa adanya, jelaskan proses bisnis kamu dengan jelas.

Kesimpulan

KUR 2026 adalah salah satu fasilitas pembiayaan UMKM paling terjangkau yang tersedia saat ini. Dengan bunga rendah, plafon hingga Rp500 juta, dan syarat yang cukup mudah (terutama buat KUR Super Mikro dan Mikro), program ini bisa jadi jembatan buat kamu yang mau naik level usaha.

Pilih jenis KUR yang sesuai skala usaha kamu, siapkan semua dokumen dengan lengkap, dan ajukan lewat website kur.bri.co.id atau datang langsung ke bank penyalur. Jangan lupa, gunakan dana KUR buat hal produktif, modal kerja, beli peralatan, atau ekspansi, bukan buat konsumsi pribadi.

Butuh bantuan lebih lanjut soal legalitas usaha kamu sebelum mengajukan KUR? Mulai dari pembuatan NIB, NPWP, sampai pendirian badan usaha? Tim Bisnis Beres siap bantu kamu dari nol hingga usahamu siap dapat pembiayaan. Scroll ke bawah ke bagian kontak dan ceritakan kebutuhan usahamu, kami akan bantu dengan solusi yang sesuai.

Siap beresin bisnismu?

Konsultasi gratis via WhatsApp — kami bantu tentukan layanan yang pas.

  • Respons cepat
  • Harga transparan
  • Tanpa komitmen
WhatsApp